Menolong orang yang
membutuhkan tanpa mengharapkan pamrih adalah perbuatan mulia. Di jaman
sekarang, sangat sedikit orang-orang yang menaruh kepedulian terhadap sesama
yang kurang beruntung atau masyarakat dari kelompok kurang mampu. Yayasan Surya
Kebenaran Internasional (YSKI) yang didirikan dengan visi misi membantu
masyarakat kurang mampu tetap komit untuk mencari kantong-kantong kemiskinan,
mendata warga yang membutuhkan “pertolongan” dalam hal pengobatan dan tertimpa
bencana.
Minggu, 19 Februari
2012 lalu, YSKI bekerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami)
Sumatera Utara, Pemko Medan melakukan operasi katarak terhadap 75 orang penderita
buta katarak di RSU Bandung Jalan Mistar Medan.
Pembina YSKI Dr RE
Nainggolan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan
YSKI adalah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dimana pun mereka
berada.
“Ketika kita melihat
teman atau saudara kita yang tidak punya kaki dan tidak punya tangan, segera
informasikan ke YSKI. Karena YSKI akan berupaya untuk membantu memberikan
bantuan serta membuatkan kaki dan tangan pengganti. Kemarin, YSKI yang
dikoordinir oleh drg. Annita sudah melakukan pengukuran terhadap warga yang
merindukan kaki dan tangan pengganti di Kecamatan Medan Petisah,”paparnya.
Pemberian kaki dan
tangan pengganti, lanjut Nainggolan seperti memberikan air ketika ada orang
yang kehausan dan memberi sedikit makanan ketika ada orang yang kelaparan. Sama
halnya dengan operasi katarak terhadap penderita buta katarak, memberikan
harapan baru bagi mereka untuk menyongsong dunia yang semakin terang.
Lebih lanjut RE
Nainggolan menegaskan bahwa dalam tahun ini YSKI berencana akan mengoperasi
1.000 orang penderita buta katarak di Sumatera Utara bekerjasama dengan
Perdami, Pemko Medan dan lembaga lainnya. Kali ini melakukan operasi terhadap 75
orang penderita katarak 3000 orang yang mengikuti pemeriksaan.
“Sebagian besar
penderita katarak yang dioperasi berasal dari Kota Medan seperti dari Belawan,
Labuhan dan lingkungan sekitar rumah sakit. Ada juga dari Tebingtinggi, Labuhan
Batu dan Aceh," tandasnya.
Sementara Kepala
Dinas Kesehatan Kota Medan dr. Edwin Effendi MSc menegaskan apa yang dilakukan YSKI
akan didukung oleh Pemko Medan. Karena, YSKI tidak saja berpartisipasi untuk
operasi katarak akan tetapi kegiatan sosial lainnya seperti pemeriksaan
kesehatan umum, kesehatan gigi, pemeriksaan ibu hamil dan lain sebagainya. Ini
satu bentuk kepedulian yang sangat perlu diapresiasi.
“Dari 1000 orang target
penderita katarak yang akan dioperasi, diharapkan sebagian besarnya berasal
dari Kota Medan. Karena Medan memiliki penduduk terpadat dan berdasarkan
pendataan memiliki warga yang menderita katarak,” kata Edwin.
Mewakili pihak rumah
sakit, drs. Ahmad Fuad didampingi pemilik RSU Bandung Hj. Zaniyar Ginting
menyampaikan bahwa setiap tahun ada sekitar 240 ribu orang yang terkena ancaman
kebutaan. Dari jumlah penduduk Indonesia saat ini ada sekitar 3 juta orang yang
menderita kebutaan. Untuk mengantisipasi hal ini, perlu ada tindakan operasi
kepada warga yang terkena katarak dan terancam mengalami kebutaan sebanyak
5.000 orang dari satu juta jiwa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar